Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Kisah Perjalanan dari IFoP 2017 menuju IMAMUPSI Nasional 2021

Tulisan ini merupakan rangkaian kisah universe milik penulis yang dituangkan secara mengalir tanpa ada proses sunting. Kisah ini bermula di saat penulis menemukan sebuah Islamic Family of Psychology (IFoP) saat ia mulai mengetahui dunia perkuliahan di tahun 2017 akhir. Belajar psikologi dan juga amanat orang tua untuk dapat menjaga lingkungan membuat ia mencoba mendekat dengan kehidupan spiritualnya. Badan Dakwah Masjid al-Hikmah Universitas Negeri Malang atau biasa disingkat BDM menjadi satu cerita tersendiri dalam kehidupan perkuliahan penulis. Setelah setengah tahun di asrama kampus dan berpartisipasi aktif di masjid dan lembaga dakwah kampus tersebut, ia akhirnya dapat menjadi bagian dari Kamar Bawah Masjid al-Hikmah (KBM) sebagai takmir, marbot, imam, dan muazin di sana. Wait, di judulnya kok, IFoP. Oh, iya, kita kembali ke server IFoP, di sini bersamaan dengan kehidupan di lingkungan kampus (masjid), penulis juga berpartisipasi aktif di kegiatan rohis fakultas itu. Di sana, banya...

Bukan ATM Tertelan, Hidup Tertekan!

 Kisah yang tak pernah ketahuan kelanjutannya sejak Oktober 2017 lalu. Kisah wedhok, satpam, dan Mas Reza CS yang tidak menemukan penyambung neuronnya. Kisah yang telah pudar pada lobus frontalis  itu akhirnya coba diulik kembali dengan usaha pemanggilan beberapa set ingatan yang tak terbendung. Sebuah bendungan ingatan dari 2021 hingga 2017 telah menenggelamkan keunikan dan pixels  dari kisah ini. Bagian ini tidak akan menceritakan kisah kartu persegi panjang itu lagi. Ini adalah kisah interpretasi skor motivasi menulis pada kolom komentar di kisah itu. Terima kasih kepada pena yang telah menjadi lentera pena-pena lainnya untuk meresonansikan lentera yang serupa namun tak sama. Jika terdapat banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini, maka dengan bantuan keyboard eksternal dan sedikit kuota KEMDIKBUD. Saya mencoba menuliskan saya dan menghubungkan saya dengan saya-saya lainnya melalui tulisan saya ini yang akan menjadi keluarga saya sampai saya sudah tiada lagi. Izinkan say...