Rabu, 1 November 2017 @C1.122 w/ Sudjiono
Rasionalisme mengatakan bahwa sumber pengetahuan itu berasal dari akal yang bersifat apriori dan juga analitik (menggunakan analisa).
Kritisisme oleh Immanuel Kant lahir karena dia tidak setuju bahwa rasionalisme dan empirisme yang berlawanan ini tidak dapat dipisahkan. Jadi, menurut Immanuel Kant, sumber pengetahuan adalah akal dan juga pengalaman.
Pertanyaan
Anna Rosita: "Bagaimana cara berpikir filsafat yang benar secara sistematis?"
Gybran Jabbar Putra Cahyo: "Paham rasionalisme masih dapat diterima oleh agama, terutama Islam. Konsep pahala dan dosa adalah sesuatu yang ghaib, dan tidak ada bukti empirisnya. Ini sejalan dengan bahwa kita harus percaya pada adanya sesuatu yang ghaib."
Kesimpulan
"Jika hanya menggunakan rasionalisme saja, itulah yang merupakan kesalahan."
Kamus
ra·si·o·nal·is·me n teori (paham) yg menganggap bahwa pikiran dan akal merupakan satu-satunya dasar untuk memecahkan problem (kebenaran) yg lepas dr jangkauan indra; paham yg lebih mengutamakan (kemampuan) akal dp emosi, atau batin
em·pi·ris·me /émpirisme/ n 1 aliran ilmu pengetahuan dan filsafat berdasarkan metode empiris; 2 teori yg mengatakan bahwa semua pengetahuan didapat dng pengalaman
Tambahan
1. Karl Marx, kaum sosialis vs kamu sparatis
2. Saat kita menikah, kita akan mengikuti konsep kebenaran pasangan.
3. "Setiap manusia memiliki konsep kebenaran sendiri."
Ajaran Pokok Paham Rasionalisme, Empirisme dan Sistesis Keduanya menurut Immanuel Kant
Empirisme, suatu aliran filsafat dimana sumber pengetahuannya adalah pengalaman (sesuatu yang kita alami) yang ini bersifat aposteriori dan sintesis (mengumpulkan semua pengalaman) menjadi satu, yakni pengetahuan empiris.
Kritisisme oleh Immanuel Kant lahir karena dia tidak setuju bahwa rasionalisme dan empirisme yang berlawanan ini tidak dapat dipisahkan. Jadi, menurut Immanuel Kant, sumber pengetahuan adalah akal dan juga pengalaman.
Pertanyaan
Anna Rosita: "Bagaimana cara berpikir filsafat yang benar secara sistematis?"
Jawaban: "Kebenaran science itu ya, ada pada skripsi itu. Terdapat permasalahan, hipotesis, penggunaan teori, penelitian, kemudian kesempulan. Itulah kebenaran science."Pendapat
Gybran Jabbar Putra Cahyo: "Paham rasionalisme masih dapat diterima oleh agama, terutama Islam. Konsep pahala dan dosa adalah sesuatu yang ghaib, dan tidak ada bukti empirisnya. Ini sejalan dengan bahwa kita harus percaya pada adanya sesuatu yang ghaib."
Kesimpulan
"Jika hanya menggunakan rasionalisme saja, itulah yang merupakan kesalahan."
Kamus
ap·ri·o·ri a berpraanggapan sebelum mengetahui (melihat, menyelidiki, dsb) keadaan yg sebenarnya: kita tidak boleh bersikap --
apos·te·ri·o·ri /apostériori/ adv setelah diketahui (dilihat, diselidiki, dsb) keadaan yg sebenarnya
in·duk·si n 1 metode pemikiran yg bertolak dr kaidah (hal-hal atau peristiwa) khusus untuk menentukan hukum (kaidah) yg umum; penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan yg khusus untuk diperlakukan secara umum; penentuan kaidah umum berdasarkan kaidah khusus; 2 proses pembangkitan tenaga listrik (elektrik) di dl sirkulasi tertutup oleh arus (gerak) magnetik melalui gerak putar;ra·si·o·nal·is·me n teori (paham) yg menganggap bahwa pikiran dan akal merupakan satu-satunya dasar untuk memecahkan problem (kebenaran) yg lepas dr jangkauan indra; paham yg lebih mengutamakan (kemampuan) akal dp emosi, atau batin
em·pi·ris·me /émpirisme/ n 1 aliran ilmu pengetahuan dan filsafat berdasarkan metode empiris; 2 teori yg mengatakan bahwa semua pengetahuan didapat dng pengalaman
Tambahan
1. Karl Marx, kaum sosialis vs kamu sparatis
2. Saat kita menikah, kita akan mengikuti konsep kebenaran pasangan.
3. "Setiap manusia memiliki konsep kebenaran sendiri."
Komentar
Posting Komentar